Penguat Kelas C

RANGKAIAN PENGUAT KELAS C

Penguat kelas C mirip dengan penguat kelas B, yaitu titik kerjanya berada di daerah cut-off transistor. Bedanya adalah penguat kelas C hanya perlu satu transistor untuk bekerja normal tidak seperti kelas B yang harus menggunakan dua transistor (sistem push-pull). Hal ini karena penguat kelas C khusus dipakai untuk menguatkan sinyal pada satu sisi atau bahkan hanya puncak-puncak sinyal saja.

Sebelumnya pada Penguat kelas B perlu 2 transistor untuk bekerja
dengan baik, maka ada penguat yang disebut kelas C yang hanya perlu 1
transistor. Ada beberapa aplikasi yang memang hanya memerlukan 1 phase
positif saja. Contohnya adalah pendeteksi dan penguat frekuensi pilot,
rangkaian penguat tuner RF dan sebagainya. Transistor penguat kelas C
bekerja aktif hanya pada phase positif saja, bahkan jika perlu cukup
sempit hanya pada puncak-puncaknya saja dikuatkan. Sisa sinyalnya bisa
direplika oleh rangkaian resonansi L dan C. Tipikal dari rangkaian
penguat kelas C adalah seperti pada rangkaian diatas.
Rangkaian ini juga tidak perlu dibuatkan bias, karena transistor
memang sengaja dibuat bekerja pada daerah saturasi. Rangkaian L C pada
rangkaian tersebut akan ber-resonansi dan ikut berperan penting dalam
me-replika kembali sinyal input menjadi sinyal output dengan frekuensi
yang sama. Rangkaian ini jika diberi umpanbalik dapat menjadi
rangkaian osilator RF yang sering digunakan pada pemancar. Penguat
kelas C memiliki efisiensi yang tinggi bahkan sampai 100%, namun
tingkat fidelitasnya memang lebih rendah. Tetapi sebenarnya fidelitas
yang tinggi bukan menjadi tujuan dari penguat jenis ini.

penguat-kelas-c

 

Penguat Kelas C

Penguat kelas C tidak memerlukan fidelitas, yang dibutuhkan adalah frekuensi kerja sinyal sehingga tidak memperhatikan bentuk sinyal. Penguat kelas C dipakai pada penguat frekuensi tinggi. Pada penguat kelas C sering ditambahkan sebuah rangkaian resonator LC untuk membantu kerja penguat. Penguat kelas C mempunyai efisiensi yang tinggi sampai 100 % namun dengan fidelitas yang rendah.

KELEBIHAN
Lebih efisien. Karena dapat memperkuat sinyal hanya pada frekuensi
tertentu saja. Pada penguat kelas C ada rangkaian tambahan berupa
kapasitor dan induktor atau disebut juga sirkuit resonan. Rangkaian
ini fungsinya sebagai filter frekuensi. Nilai C dan L akan
mempengaruhi nilai frekuensi yang akan diperkuat. Jadi hanya satu
jenis frekuensi dan kelipatannya saja yang dapat diperkuat.

KEKURANGAN
* Amplitudo terpotong.
* Tidak bagus untuk power besar.
* Memotong Modulasi.

PENGGUNAAN
Untuk penguat kelas C biasanya digunakan pada rangkaian gelombang
radio, misalnya pada antena untuk memperkuat sinyal yang memiliki
frekuensi tertentu.

 

DAFTAR PUSTAKA

Albert Paul Malvino

http://abisabrina.wordpress.com/2010/08/17/penguat-transistor/

disusun oleh :

Amaluddin Jatmiko (30601301392)

Jenny Firzadora Hamra (30601301410)

Muhammad Ulin Nuha (30601301416)

Rachdian Muh. Adha (30601301424)

Komentar Pembaca

Komentar

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>