Penerapan Sistem Informasi Persediaan Berbasis Visual Pada Hotel Matahari Semarang

 Tugas MK Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan – Hasan Nurfaozi (MTE13.11.0101)     

Penerapan Sistem Informasi Persediaan Pada Hotel Matahari Semarang

 I. PENDAHULUAN

        A. LatarBelakang

Perkembangan pembangunan di Indonesia telah tumbuh begitu pesat, infrastruktur yang semakin merata menjadikan pertumbuhan bidang ekonomi dan bisnis ikut berkembang. Termasuk dari pertumbuhan penyedia layanan menginap atau hotel, dengan semakin banyaknya hotel yang berdiri akan memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan pendapatan Negara. Dengan semakin tingginya minat wisata domestik menjadikan pengunjung hotel menjadi meningkat sehingga hotelpun dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal untuk meningkatkan omset hotel. Perkembangan teknologi informasi dewasa ini yang cukup pesat, memberikan kontribusi nyata untuk mengoptimalkan manajemen hotel.

Hotel Matahari yang terletak dikawasan wisata Bandungan yang beralamat di Jalan Lemah Abang KM.3 Bergas Kidul Kabupaten Ungaran adalah sebuah hotel melati kelas 3(tiga) yang berdiri pada tahun 2005, tepatnya diresmikan untuk dapat beroperasi pada tanggal 5 Juli 2005. Hotel matahari telah beroperasi kurang lebih selama 9 tahun dan terus berkembang mengikuti laju perkembangan zaman, khusunya dalam hal pelayanan jasa dan Informasi. Akan tetapi penerapan teknologi informasi masih kurang maksimal terutama dalam pengelolaan stok barang.

B. Perumusan  Masalah

Dari uraian latar belakang diatas maka kelemahan-kelemahan yang ada pada sistem lama yang berjalan saat ini   adalah sebagai berikut :

  1. Pencatatan data stok masih dilakukan secara manual yaitu dengan menggunakan buku stok, belum tersimpan dalam sebuah database.
  2. Pencatatan stok yang belum  terkomputerisasi menjadikan stok opname membutuhkan waktu lama untuk mencocokkan barang dengan catatan stok.
  3. Kebutuhan laporan data stok harian maupun bulanan butuh waktu lama hal ini disebabkan proses rekap dari buku stok dicatat satu persatu.

II. LANDASAN TEORI

A. Definisi Sistem

Terdapat beberapa pengertian sistem menurut beberapa ahli antara lain adalah sebagai berikut: Pengertian sistem menurut Abdul Kadir (2005:1) dalam buku Pengenalan Sistem Informasi, yaitu : “Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”.

Sedangkan sistem menurut Jogjianto (2005:2) dalam buku Analisis dan Desain Sistem Informasi, yaitu : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”.

Dari definisi-definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang saling berinteraksi dan saling bekerja sama untuk mencapai satu tujuan tertentu.

Menurut Jogianto (2005 : 6) sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, di antaranya adalah sebagai berikut :

1.  Sistem Abstrak abstract system dan Sistem Fisik physical system:

Sistem abstrak adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep. Sedangkan sistem fisik adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat.

2. Sistem Deterministik deterministic system dan Sistem Probabilistik probablilistic system

Sistem deterministic adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Sedangkan sistem probabilitis adalah sistem yang tidak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilistic.

3. Sistem Tertutup (closed system) dan Sistem Terbuka (open system) Sistem tertutup

adalah sistem yang tiadak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan.

4. Sistem Alamiah natural system dan Sistem Buatan manusia human made system

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena alam (tidak dibuat oleh manusia). Sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dibuat oleh manusia.

5. Sistem Sederhana Dan Sistem kompleks Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem yang sederhana dan sistem yang kompleks.

B. Data Barang

Produk merupakan titik pusat dari kegiatan pemasaran karena produk merupakan hasil dari suatu perusahaan yang dapat ditawarkan ke pasar untuk di konsumsi dan merupakan alat dari suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaannya. Suatu produk harus memiliki keunggulan dari produk-produk yang lain baik dari segi kualitas, desain, bentuk, ukuran, kemasan, pelayanan, garansi, dan rasa agar dapat menarik minat konsumen untuk mencoba dan membeli produk tersebut. Pengertian produk ( product ) menurut Kotler & Armstrong, (2001: 346)  adalah  segala  sesuatu  yang  dapat  ditawarkan  kepasar  untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Secara konseptual produk adalah pemahaman subyektif dari produsen atas sesuatu yang bisa ditawarkan sebagai  usaha  untuk  mencapai  tujuan  organisasi  melalui  pemenuhan kebutuhan  dan  kegiatan  konsumen,  sesuai  dengan  kompetensi  dan kapasitas organisasi serta daya beli pasar. Selain itu produk dapat pula didefinisikan sebagai persepsi konsumen yang dijabarkan oleh produsen melalui hasil produksinya. Produk dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian.

C.    Definisi Hotel

Kata hotel memiliki pengertian atau definisi yang cukup banyak, masing – masing orang berbeda dalam menguraikannya. Berikut ini adalah beberapa pengertian hotel:

1. Menurut Menteri Perhubungan, hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan penginapan berikut makan dan minum (SK.MenHub. RI. No. PM 10/PW.391/PHB-77).

2. Menurut AHMA (American Hotel & Motel Association), hotel adalah suatu tempat dimana disediakan penginapan, makanan, dan minuman, serta pelayanan lainnya, untuk disewakan bagi para tamu atau orang – orang yang tinggal untuk sementara waktu.

3. Menurut Webster, hotel adalah suatu bangunan atau lembaga yang menyediakan kamar untuk menginap, makanan, dan minuman, serta pelayanan lainnya untuk umum.

Dengan mengacu pada pengertian di atas, dan untuk menertibkan perhotelan di Indonesia, pemerintah menurunkan peraturan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Menparpostel No. KM 37/PW.340/MPPT-86, tentang peraturan Usaha dan Penggolongan Hotel. Bab I, pasal 1, Ayat (b) dalam SK tersebut menyebutkan bahwa hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasapenginapan, makanan dan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial.

D. Sekilas Mengenai Visual Basic 6.0

Program Microsoft Visual Basic merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Languange). Microsoft Visual Basic juga merupakan bahasa pemrograman Object Oriented Programming (OOP), yaitu pemrograman berorientasi pada objek. Microsoft Visual Basic memiliki beberapa versi yaitu Microsoft Visual Basic 3.0, Microsoft Visual Basic 5.0, Microsoft Visual Basic Versi 6.0, VB. Net. Dan mungkin akan berkembang lagi dengan berbagai versi dan semakin sempurna dalam penggunaannya.

Menurut Kusrini (2007:171), “Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer”. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Visual Basic merupakan salah satu development tool, yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi windows.

III. Pembahasan

A. ERD

erd

Gambar 4.1 Flowchart Proses

B. PENGGUNAAN HASIL PROGRAM

1.   Form Login

 

login

Keterangan: Form Login adalah tampilan antarmuka untuk login ke dalam system, tanpa proses login user tidak dapat menggunakan program informasi persediaan.

2.      Form Utama

utama

Keterangan: Merupakan Form utama program persediaan, berisi menu-menu input data barang, supplier dan pengguna barang serta proses data barang masuk dan keluar juga menu untuk laporan – laporan data yang berkaitan dengan system.

3.      Form Input Data Barang

barang

Keterangan: Form ini digunakan untuk input data barang dan harga barang kemudian memberikan stok awal pada barang. Selain itu juga digunakan untuk mengubah data barang atau menghapusnya dari database.

4.      Form Input Data Supplier

Supplier

Keterangan: Digunakan untuk memasukkan data Supplier meliputi nama supplier alamat dan No. Telpon sehingga memudahkan dalam melihat data supplier untuk melakukan pemesanan barang.

5.  Form Proses Barang Masuk

transaksiBrgMasuk

Keterangan: Digunakan untuk transaksi pendataan barang masuk, stok barang akan otomatis bertambah.

 6.  Contoh Laporan 

 

laporan

Keterangan:Contoh bentuk laporan

DAFTAR PUSTAKA

  1. Jogiyanto. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  2. Kotler, Philip dan Armstrong, Gary, 2001,  Principles of Marketing (Ninth Edition), Prentice Hall Inc., Upper Saddle River, New Jersey.

 

Komentar Pembaca

Komentar

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>