Metode Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Menurut Dr. Ir. Arief Kusuma AP, MBA –Dosen Universitas Esa Unggul- Secara sederhana teknologi informasi dapat dikatakan sebagai ilmu yang diperlukan untuk mengelola informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Isi dari ilmu tersebut dapat berupa teknik-teknik dan prosedur untuk menyimpan informasi secara efisien dan efektif. Informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah terolah. Informasi ini dapat berupa ramalan cuaca, surat, berita, publikasi hasil penelitian dan pengembangan atau program pendidikan atau latihan, misalnya teknik mengelas, cara memasak, pelajaran musik atau pelajaran lain. Informasi tersebut dapat disimpan dalam bentuk tulisan, suara, gambar mati ataupun gambar hidup. Sehingga informasi akhirnya dapat berupa ilmu dan pengetahuan itu sendiri[1].

 

Dari referensi di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwasanya sebuah informasi itu tak hanya berupa iklan, gambar, hal-hal lain yang tidak penting seperti sebuah berita yang tak ada sangkut pautnya dengan kita, namun juga bisa berupa sebagai ilmu dan pengetahuan.

 

Ilmu dan pengetahuan sendiri banyak dan luas cakupannya. Dalam hal ini, saya akan lebih mempersempit pengetahuan yang akan di bahas –Bahasa, lebih tepatnya Bahasa Inggris.

 

Seperti yang sudah banyak kita ketahui, di jaman yang semakin modern ini, banyak orang yang semaksimal mungkin memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mencari pengetahuan secara umum. Baik itu yang berprofesi sebagai pegawai bank, pegawai pabrik, bahkan sampai tukang becak pun memanfaatkan teknologi yang ada –untuk menghibur diri dengan berbagai aplikasi yang tersedia- tak terkecuali juga para mahasiswa.

 

Banyak di kalangan Mahasiswa yang gencar-gencarnya mengorek semua informasi dengan teknologi yang tersedia. Termasuk juga para Mahasiswa jurusan Bahasa –Inggris. Mereka seringkali memanfaatkan aplikasi yang di sediakan google guna men-translate tulisan mereka, baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

 

Walau sebenarnya Google Translation –aplikasi terjemahan google-  tidak selamanya akurat, toh dengan aplikasi ini pekerjaan mahasiswa bisa lebih ringan. Mereka hanya perlu mengoreksi grammar dan juga pemilihan kata yang kurang tepat. Selain dapat meringankan tugas, aplikasi lain google juga bisa kita gunakan sebagai metode pembelajaran yang dapat membuat kita lebih mengerti dari pada saat si ternagkan oleh dosen kita. Sebagai mahasiswa kita memang harus pintar-pintar mencari sesuatu yang dapat mempermudah pembelajaran kita. Salah satumya metode pembelajran dengan memanfaatkan teknologi informasi.

 

Metode Pengajaran[2]

Sebuah metode adalah sebuah rencana untuk menghadirkan materi bahasa untuk dipelajari dan harus berdasarkan pendekatan yang diseleksi. Language Teaching Method atau metode pengajaran diantaranya:

1. The Grammar-translation Method (GTM)

2. The Direct Method

3. The Audio Lingual Method

4. The Silent Way

5. Desuggestopedia

6. Community Language Learning (CLT)

7. Total Physical Response (TPR)

8. Communicative Language Teaching (CLT)

9. Conten-based, Task-based, and Participatory Approaches

10. Learning Strategy Training, Cooperative Learning, and Multiple Intellegences

 

Dari data di atas, dapat kita ketahui, jika salah satu metode yang dapat di gunakan untuk pembelajaran yaitu pemilihan metode pembelajaran dengan ‘’The Audio Lingual Methode’’ yaitu medote pengucapan yang dapat kita peroleh melalui teknologi informasi juga. Jadi kita tak perlu mengejar dosen speaking setiap hari hanya untuk memastikan pronounciation yang benar. Yang lain ada juga, di antaranya metode nomer 6 dan juga 8. Metode tersebut bisa lebih maksimal jika kita menggunakan teknologi informasi dengan mendownload tutorial yang ada melalui youtube.

 

Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pendidikan dan Pelatihan
Teknologi informasi yang telah diterap kan dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok.
Kelompok yang pertama adalah memanfaatkan komputer untuk menyampaikan materi pengajaran itu sendiri, yang biasa dikenal dengan istilah Computer Assisted Instructional (CAI) atau Computer-Based Training (CBT). Pada pemanfaatan jenis ini, informasi (materi belajar) yang hendak disampaikan kepada peserta ajar dikemas dalam suatu perangkat lunak. Peserta ajar kemudian dapat belajar dengan cara menjalankan program atau perangkat lunak tersebut di komputer. Bila dirancang dengan baik, dapat diciptakan paket program belajar sehingga peserta dapat melakukan simulasi, atau juga dapat memberikan umpan balik kepada peserta ajar kemajuan belajarnya.1

 

Pemakaian kelompok kedua adalah untuk pendistribusian materi ajar melalui jaringan Internet. Materi ajar dapat dikemas dalam bentuk webpage, ataupun program belajar interatif (CAI atau CBT). Materi ajar ini kemudian ditempatkan di sebuah server yang tersambung ke Internet sehingga dapat diambil oleh peserta ajar baik dengan memakai Web-Browser ataupun File Transport Protocol (aplikasi pengiriman file).1

 

Pemanfaatan kelompok ketiga adalah sebagai media komunikasi dengan pakar, atau nara sumber, atau peserta ajar lain. Komunikasi ini dapat digunakan untuk menanyakan hal-hal yang tidak bisa dimengerti, atau mengemukakan pendapat supaya dapat ditanggapi oleh peserta yang lain. Dengan demikian peserta ajar bisa mendapat umpan balik baik dari pakar atau nara sumber serta dari teman peserta didik yang lain mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pemahaman materi ajar.1

 

Dengan metode-metode tersebut, kita dapat memaksimalkan teknologi yang ada semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita.


[1] Dr. Ir. Arief Kusuma AP, MBA. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Proses Pengajaran di Indonesia.  Available: URL. File: http://www.esaunggul.ac.id/article/pemanfaatan-teknologi-informasi-dalam-proses-pengajaran-di-indonesia-2/

[2] Available: URL. File:http://www.belajarbahasainggris.us/2012/01/metode-pengajaran-bahasa-inggris.html

Komentar Pembaca

Komentar

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>