IMPLEMENTASI E-COMMERCE DALAM MENUNJANG STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN

IMPLEMENTASI E-COMMERCE

DALAM MENUNJANG STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN

 A.   Pendahuluan

Penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang semakin kompetitif. Perusahaan yang mampu bersaing adalah perusahaan yang mampu mengimplementasikan teknologi ke dalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce (e-Commerce) yang dapat membantu memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dalam penggunaan teknologi tersebut, berbagai pihak yang terkait dengan perusahaan seperti investor, konsumen, pemerintah akan ikut berperan dan dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelancaran proses-proses bisnis (Siregar, 2010).

E-Commerce adalah kegiatan perdagangan yang dilakukan melalui perantara halaman web di internet.  Kelebihan dari e-Commerce dibandingkan dengan perdagangan biasa terletak pada kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan. E-Commerce merupakan hasil penerapan (aplikasi) teknologi informasi, yang memungkinkan terjadinya transaksi antara produsen dan konsumen melalui internet. Transaksi informasi melalui media elektronik adalah transaksi yang dilakukan melalui jaringan internet untuk memberikan layanan bisnis, jual beli barang, jasa dan informasi antara sejumlah pihak. Dengan semakin matangnya teknologi internet dan web, teknologi ini akan mampu meningkatkan kemampuan perusahaan dalam hal komunikasi bisnis dan berbagi informasi, selain itu berbagi sumber daya lain yang bernilai. Penerapan teknologi e-Commerce merupakan salah satu faktor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah perusahaan. Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line yang berupa e-Commerce. Tetapi hingga saat ini penggunaan e-Commerce di Indonesia masih sangat terbatas.

Tujuan dari penyusunan tugas ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan e-Commerce dalam kepentingan bisnis di bidang agribisnis. Selain itu untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam menerapkan e-Commerce sehingga diharapkan dapat ditemukan alternatif solusi.

B.   Tinjauan Pustaka

Electronic Commerce (e-Commerce) adalah proses pembelian, penjualan atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. e-Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-Commerce juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (database), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-Commerce ini (Siregar, 2010)

E-Commerce merupakan konsep baru yang biasanya digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet (Shim, Quershi, Siegel, Siegel, 2000 dalam buku M. Suyanto, 11, 2003) atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet (Turban, Lee, King, Chung, 2000 dalam buku M. Suyanto,11,2003).

E-Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini (Fadli, 2011).

Sedangkan menurut Kalakota dan Whinston (1997) dalam buku M. Suyanto (2003) mendefinisikan e-Commerce dari beberapa perspektif berikut:

  1. Perspektif Komunikasi: e-Commerce merupakan pengiriman indormasi, produk/layanan, atau pembayaran melalui lini telepon, jaringan komputer atau sarana eletronik lainnya.
  2. Perspektif Proses Bisnis: e-Commerce merupakan aplikasi teknologi menuju otomisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan.
  3. Perspektif Layanan: e-Commerce merupakan salah satu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen dan manajemen dalam memangkas service cost ketika meningkatkan mutu barang dan kecepatan pelayanan.
  4. Perspektif Online: e-Commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli produk dan informasi di internet dan jasa online lainnya.

Penggolongan e-Commerce yang lazim dilakukan orang ialah berdasarkan sifat transaksinya. Menurut M. Suyanto (2003) tipe-tipe berikut segera bisa dibedakan:

1.    Business to business (B2B)

Karakteristik dari B2B adalah pertama, trading partners-nya telah diketahui dan umumnya memiliki hubungan yang cukup lama serta informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Karakteristik ini memungkinkan terjadinya hubungan yang harmonis dan saling percaya.  Kedua, pertukaran data berlangsung berulang-ulang dan secara berkala.

2.    Business to Consumer (B2C)

B2C mempunyai karaketristik, pertama terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum. Kedua, servis yang diberikan bersifat umum dimana mekanismenya dapat digunakan oleh khalayak ramai. Ketiga, pelayanan yang diberikan berdasarkan permohonan (on demand) maka produsen mempersiapkan responnya sesuai dengan permohonan tersebut. Keempat, pendekatan client atau server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server (Deris, 2002).

Meskipun demikian, istilah e-Commerce sebenarnya dapat di definisikan berdasar 5 perspektif (Phan, 1998) sehingga pada hakikatnya dalam lingkup yang luas e-Commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengan e-business:

Tabel  Perspektif Mengenai E-Commerce

PERSPEKTIF

DEFINISI E- COMMERCE

FOKUS

On-line Purchasing Pespective

Sistem yang memungkinkan pembelian dan penjualan produk dan informasi melalui internet dan jasa online lainnya.

Transaksi online

Digital Communication Perspective

Sistem yang memungkinkan pengiriman informasi digital produk, jasa dan pembayaran online

Komunikasi secara elektronis

Service Perspective

Sistem yang memungkinka upaya menekan biaya, menyempurnakan kualitas produk dan informasi instan terkini, dan meningkatkan kecepatan penyampaian jasa

Efisiensi dan layanan pelanggan

Business Process Perspective

Sistem yang memungkinkan otomatisasi transaksi bisnis dan aliran kerja

Otomatisasi proses bisnis

Market-of-one

Perspective

Sistem yang memungkinkan proses ‘Customization’ produk dan jasa untuk diadapatasikan pada kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan secara efisien

Process customization

C.   Tujuan Aplikasi E-Commerce

Adapun tujuan dari aplikasi e-Commerce adalah sebagai berikut:

  1. Customer/pelanggan yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet hanya membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan web browser.
  1. Menjadikan portal e-Commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, akan tetapi  menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli dan sebagai pusat informasi (release, product review, konsultasi)
  2. Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual: responsif (respon yang cepat dan ramah), dinamis, Informatif dan komunikatif
  3. Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis
  4. Model pembayaran: kartu kredit atau transfer.

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-Commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, akan tetapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-Commerce adalah:

  1. E-mail dan Messaging
  2. Content Management Systems
  3. Dokumen, spreadsheet, database
  4. Akunting dan sistem keuangan
  5. Informasi pengiriman dan pemesanan
  6. Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  7. Sistem pembayaran domestik dan internasional
  8. Newsgroup
  9. On-line Shopping
  10. Conferencing
  11. Online Banking

D.    Manfaat dan Tantangan Penggunaan e-Commerce

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-Commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan.

Manfaat yang dirasakan perusahaan khususnya untuk kepentingan pelanggan memperlihatkan bahwa e-Commerce dapat memberikan manfaat antara lain:

  1. Mendapatkan pelanggan baru. Studi yang menyebutkan bahwa manfaat penggunaan e-Commerce dalam bisnis adalah mendapatkan pelanggan baru dikemukakan oleh Hamill da Gregory, 1997 dan Swatman, 1999 serta Hoffman dan Novak, 2000. Digunakannya e-Commerce memungkinkan perusahaan tersebut mendapatkan pelanggan baru baik itu yang berasal dari pasar domestik maupun pasar luar negeri.
  2. Menarik konsumen untuk tetap bertahan. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 di industri perbakan menemukan bahwa dengan adanya layanan ebanking membuat nasabah tidak berpindah ke bank lain. Selain itu bank juga akan mendapatkan pelanggan baru yang berasal dari bank-bank yang bertahan dengan teknologi lama.
  3. Meningkatkan mutu layanan. Dengan adanya e-Commerce memungkinkan perusahaan dapat meningkatkan layanan dengan melakukan interkasi yang lebih personal sehingga dapat memberikan informasinya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen. Studi yang menyebutkan bahwa penggunaan ecommerce dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu layanan ini dikemukakan oleh Gosh, 1998.
  4. Melayani konsumen tanpa batas waktu. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 menemukan bahwa adanya pelanggan dapat melakukan transaksi dan memanfaatkan layanan suatu perusahaan tanpa harus terikat dengan waktu tutup ataupun buka dari suatu perusahaan tersebut.

E-commerce memberikan pilihan kepada produsen tentang jenis usaha dan skala usaha yang akan dikembangkan.  Dengan mengimplementasikan e-commerce, produsen dapat memilih untuk mengembangkan target pasar kepada pasar global atau hanya fokus terhadap segmen pasar tertentu. Bagi usaha kecil dan menengah, dengan menggunakan e-commerce dapat menawarkan sesuatu yang berkualitas dan terjangkau serta memiliki kepercayaan diri menghadapi pesaing. Biaya tidak kemudian menjadi kendala utama, tetapi yang terpenting bagaimana usaha kecil dan menengah dapat menunjukkan produk atau jasa yang ditawarkan melalui websitenya dan dapat dilakukan melalui penjualan secara on line.

Dengan menggunakan e-commerce, produsen dapat merubah daftar harga atau melakukan kustomisasi produk atau jasa yang ditawarkan dan terinformasikan secara cepat melalui website. Sesuatu yang biasanya memerlukan waktu yang lama untuk dilaksanakan atau diintegrasikan, dengan e-commerce menjadi lebih cepat. Melakukan model usaha yang inovatif atau melakukan re-engineering, melaksanakan spesialisasi dengan derajat yang tinggi atau meningkatkan produktivitas dan perhatian terhadap pelanggan, bukan sesuatu yang tidak mungkin dengan e-commerce. E-commerce juga bermanfaat dalam membangun database pelanggan yang komprehensif. Produsen dapat mempunyai informasi tentang pola pemesanan yang dilakukan pelanggan dan mengelolanya sebagai informasi yang berharga. Database tersebut akan membantu produsen saat melakukan pemasaran dan strategi promosi agar dapat tepat sasaran.

Dalam konteks hubungan dengan mitra bisnis, e-commerce membantu dalam mengurangi inefisiensi yang mungkin terjadi dalam rantai penawaran, mengurangi kebutuhan untuk membuat inventory dan menghindari keterlambatan pengiriman. Sehingga produsen mempunyai kepercayaan diri tentang usaha yang dijalankan dalam melakukan kerjasama dengan pemasok dan perusahaan jasa. E-commerce secara inherent akan menyederhanakan dan mengotomatisasi proses bisnis yang mendukung, menggabungkan dengan kecepatan dan efisiensi dalam kegiatan usaha.

Dalam hubungannya dengan pelanggan, e-commerce membantu dalam menfasilitasi kegiatan pembelian yang nyaman. E-commerce dapat menghemat waktu pelanggan dibandingkan jika pelanggan tersebut melakukan pembelian secara off-line. Seringkali pelanggan membayar lebih murah untuk harga produk tertentu dibandingkan jika pelanggan membelinya secara off-line.

Meskipun memiliki beberapa keuntungan, penggunaan e-commerce juga menghadapi kendala. Melakukan kegiatan transaksi secara online berarti pelanggan akan terpaksa menyediakan sejumlah informasi pribadi yang dipersyaratkan oleh penjual. Persyaratan ini tentunya dapat mengganggu kerahasiaan dan menimbulkan issu tentang keamanan dari informasi yang disediakan. Protokol untuk proses tertentu yang belum standard, bandwith telekomunikasi yang terbatas dan keterbatasan software yang digunakan, merupakan beberapa issu teknis yang mengakibatkan e-commerce masih kurang terintegrasi dengan sistem IT yang kontemporer.

Disamping hal tersebut di atas, seperti bisnis online yang sangat bergantung pada internet, web server dan aplikasi berbasis web untuk sehari-hari dalam bisnis, maka web hosting sangat penting untuk kelangsungan hidup dan keberhasilan usaha. Keamanan yang ketat dan kuat, kehandalan sempurna, integritas data dan downtime seminimal mungkin adalah kriteria utama untuk memilih e-commerce web hosting.

E.    Model-Model Bisnis E-Commerce

1. Binis Affiliasi

Model bisnis affiliasi adalah dimana kita menjual produk orang lain, bisnis ini dapat digunakan oleh yang tidak memiliki produk sendiri untuk dijual tetapi sangat ingin berbisnis di internet. Disini kita akan mendapatkan penghasilan melalui komisi hasil penjualan, biasanya berkisar antara 4% sampai 60% dari harga produk.

2. Binis Reseler

Model bisnis reseler adalalah dimana pada prinsipnya hampir sama dengan model bisnis affiliasi, hanya saja untuk bisa bergabung dengan bisnis model ini terlebih dahulu diharuskan untuk membeli salah satu produk yang mereka miliki, baru setelah itu diijinkan untuk memasarkannya. Biasanya hasil yang bisa kita dapatkan dari bisnis model ini sebesar 20% sampai 50%.

3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri)

Bila kedua model bisnis e-commerce di atas sumber penghasilan adalah dengan menjual produk-produk orang lain, dalam bisnis pribadi ini bisa menawarkan produk yang merupakan hasil karya kita sendiri. Karya di sini tidak hanya berbentuk benda hasil produksi saja, namun hasil dari keahlian kita juga bisa. Misalnya dalam membuat sebuah e-book tentang bagaimana cara menghemat listrik sampai 80% lalu anda memasarkannya melalui internet.

4. Publisher

Model bisnis publisher ini sangat menarik, karena tidak menjual sebuah produk atau jasa sama sekali, tetapi hanya membuat sebuah situs/blog yang berisi informasi yang unik dan sedang dicari banyak orang, lalu anda bisa daftarkan situ/blog anda kesebuah perusahaan periklanan/advertising online. Jika situs/blog anda memenuhi syarat maka anda akan mendapat komisi dari setiap pengunjung yang datang ke situ/blog anda dan membaca iklan yang berasal dari perusahaan advertising tersebut. Contoh perusahaan advertising yang sudah sangat terkenal adalah google.

F.    Penerapan e-Commerce dan Web Bisnis Model untuk e-Commerce

 Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-Commerce yang ada di perusahaan adalah sebagai berikut:

1. E-mail dan Messaging

E-mail: Dalam hal ini email seluruh karyawan perusahaan menggunakan domain @cj.co.id dan @cj.net.

 Adapun fungsi dari e-mail ini bagi perusahaan antara lain:

-     Sebagai corporate e-mail antara karyawan perusahaan dan relasi atau stake holder.

-     Sebagai sarana komunikasi dan tukar informasi inter dan antar departmen.

-     Sebagai penghantar data yang bersifat confidential.

SMS System: Merupakan sistem informasi yang dikembangkan dengan basis oracle, melalui CJFM System, dengan mengirimkan pesan text otomatis kepada customer.

Adapun fungsi dari SMS system ini bagi perusahaan antara lain:

-     Sebagai informasi konfirmasi kepada buyer bahwa perusahaan telah menerima pembayaran.

-     Sebagai informasi tentang pengiriman produk, yang meliputi: Jenis barang, Nomer Mobil, Nomer Surat Jalan dan waktu kirim.

 2. Content Management Systems

Saat ini masih dalam tahap pengembangan yaitu pengembangan web global CJ world, keseluruh CJ di dunia.

3. Akunting dan Sistem Keuangan

Finance and accounting area meliputi kegiatan transaksi finansial dan akuntansi seperti profile company,general ledger, account payable,account receivable, bank management, cost control, treasury management (mengatur arus masuk dan arus keluar keuangan perusahaan), asset management, cash flow (laporan kontrol arus masuk dan arus keluar mengenai keuangan perusahaan), cost centers (mencatat kegiatan yang berhubungan dengan segala macam biaya dalam suatu perusahaan atau organisasi), profit center (mencatat dan menganalisa profit dan loss dari setiap transaksi), multy currency, revaluation (perhitungan kembali mata uang asing dengan mata uang lokal sehubungan dengan proses closing bulanan), closing (accounting closing), dan profitability analysis (mencatat dan menganalisa profitability dari pangsa pasar, sedperti per produk, customer, area geografi dan karakteristik lainnya).

4. Informasi Pengiriman dan Pemesanan

Menurut O’Brien (2002), paling tidak terdapat 4 kegiatan dalam pemesanan dan transaksi, yaitu:

  • Input pemesanan
  • Proses transaksi (real time/on line atau batch)
  • Menyimpan dalam database dan mencetak dokumen/lapora
  • Proses pemesanan

-  Proses pemesanan dan transaksi yang terjadi di perusahaan, sebagai berikut:

-  Pemesanan produk tidak on line tapi lewat fax atau pemberitahuan melalui petugas technical servie perusahaan yang biasanya berkeliling ke pelanggan.

-  Marketing officer melakukan input barang yg dipesan dalam CJFMS system

-       Proses pembuatan product yg dipesan

-       Pencetakan slip DO dan surat jalan

-       Proses delivery ke customer

5. Sistem pembayaran domestik dan internasional

Jasa perbankkan digunakan untuk transaksi finansial, baik untuk pembelian atau pembayaran bahan baku material, pembukaan LC, pembelian atau penukaran mata uang asing, penukaran transaksi giro pembayaran gaji karyawan. Dalam hal ini fasilitas bank yang banyak digunakan adalah transaksi e-Banking, dengan basic pemanfaatan teknologi internet. Beberapa Bank yang dipakai oleh perusahaan antara lain : Hana Bank Korea, City Bank dan BCA Bank.

6. Newsgroup

Ada media yang  yang terbit setiap bulan, media ini di kirim oleh pengelola (tim redaksi) melalui email ke semua karyawan perusahaan.

7. Conferencing

Pertemuan jarak jauh menggunakan teleconfrence

8.  Online Banking

Menggunakan internet banking BCA

G.    Kesimpulan

Dengan menggunakan e-Commerce perusahaan dapat memperoleh beberapa keuntungan yang meliputi layanan konsumen dan citra perusahaan menjadi lebih baik, menemukan partner bisnis baru, proses menjadi sederhana dan efisiensi waktu, dapat meningkatkan produktivitas, akses informasi menjadi cepat, efisiensi biaya dan fleksibilitas bertambah. Namun secara umum memang harus diakui bahwa pemanfaatan e-Commerce di perusahaan masih dalam tahap pengembangan. Sehingga belum bisa membantu penerapan strategi binis secara komprehensif. Hal ini dikarenakan belum adanya kesiapan seluruh stakeholders dan faktor kebiasaan customer pakan ternak yang belum begitu tertarik dengan sistem pembelian on line lewat internet.


Referensi

Anonymous. 2009. Penerapan E-Commerce untuk Meningkatkan Nilai Tambah (Added Value) bagi Perusahaan. http://aninasukmajati.wordpress.com. Diakses : 22 July 2011.

Anonymous. 2011. Cara Mudah Belanja E-Commerce ke Luar Negeri. http://www.diptara.com/2011/07/cara-mudah-belanja-e-commerce-ke-luar.html?showComment=1313328396324#c4972188189390166687

Alisjahbana, B.  2009. Internet dan e-Commerce Untuk Koperasi dan UKM. Seminar UKM 25 Nopember 2009.

Almilia, L. S. dan Robahi L.  2009, Penerapan E-Commerce Sebagai Upaya Meningkatkan Persaingan Bisnis Perusahaan.

Arfans. 2001.  Mode-Model Bisnis E-Commerce. http://www.amazonku.com/tag/model-model-bisnis-e-commerce/

Budiarto, H. 2009 Electronic Commerce Systems. Materi kuliah Management Information System

Fadli.  E-Commerce. http://fadli-tn.info/blog/e-commerce/#comment-262

O’Brien, James.  2002.  Introduction to Information System. The McGrow-Hills Companies. USA.

Rizdan 2001.  Tips Memilih Hosting Untuk Bisnis Online.  http://www.rizdancreative.net/tips-memilih-hosting-untuk-bisnis-online#comment-1387

Siregar R.R. 2010. Strategi Meningkatkan Persaingan BisnisPerusahaan dengan Penerapan e-Commerce. http://blog.trisakti.ac.id

Suyanto,M. 2003, Strategi Periklanan pada E-Commerce Perusahaan Top Dunia. Andi Yogyakarta

Wibawa, H. 2010. Perkembangan, Manfaat, dan Kelemahan E-Commerce http://mhs.blog.ui.ac.id/hari.wibawa/2010/10/28/perkembangan-manfaat-dan-kelemahan-e-commerce/#comment-56

Komentar Pembaca

Komentar

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>